Pilihan untuk memiliki mobil bekas pakai diminati karena harga yang ditawarkan terjangkau. Namun alih-alih ingin mendapatkan mobil murah, terkadang konsumen yang tidak teliti justru mendapatkan mobil bekas tabrakan atau kecelakaan. Alhasil, beberapa komponen pada mobil, kinerjanya tidak optimal lagi. Ujung-ujungnya mobil bekas yang baru dibeli harus masuk bengkel dan menghabiskan biaya yang kalkulasinya hampir sama dengan membeli mobil baru.
Kemungkinan untuk mendapatkan mobil bekas tabrakan bisa saja terjadi saat membeli mobil bekas. Karena salah satu alasan mengapa mobil sampai dijual bekas karena mobil tersebut telah mengalami kecelakaan. Walaupun tidak semua, namun bisa saja terjadi. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri mobil bekas tabrakan sebelum membelinya penting juga untuk diketahui.
Baca lebih lanjut artikel terkait membeli mobil bekas ini di,
Panduan Membeli mobil Bekas atau MobkasDan berikut adalah beberapa Tips Mengenali Ciri dan Tanda Mobil Bekas Tabrakan atau beklas kecelakaan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas yang Anda inginkan.
Mengenali Tanda Mobil Bekas Tabrakan
Mobil bekas tabrakan atau kecelakaan, dominan mengalami pengemudian yang tidak bisa center. Biasanya setir seolah lari ke kiri atau pun juga ke kanan. Biasanya, keaadaan seperti ini bisa dirasakan ketika melaju sekitar 40 km/h hingga 60 km/h. Cara memperbaikinya, mau tidak mau harus meluruskan sasisnya lagiItulah beberapa Tips Mengenali Ciri dan Tanda Mobil Bekas Tabrakan atau beklas kecelakaan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas yang Anda inginkan kali ini. Semoga bermanfaat dan Salam OtoZOnes!
Jarak putar setir antara kiri dan kanan berbeda. Memang rasanya hampir sama seperti mobil yang di-spooring, tapi kalau belum dicoba, akan sulit dikenali. Tes mobil untuk berkendara sekitar 5 km. Jika memang diperlukan, bawalah mobil melewati polisi tidur dan jalan bergelombang. Jika masih terasa tidak sama, hati-hati bisa saja ada kerusakan permanen.
Selanjutnya, cobalah semprot sisi karet kaca depan dengan air bertekanan tinggi. Jika air merembes hingga ke dalam kabin, bisa diketahui bahwa kaca depan sempat diganti. Bisa diperkirakan juga bahwa kecelakaan yang terjadi dengan mobil ini, terjadi cukup parah.
|